Pada bagian informasi, ketiga bagian tersebut mengarah pada halaman yang sama dalam memberikan informasi yang diklik pengguna. Untuk request tour package mungkin mengarah pada informasi yang memang diinginkan pengguna, tetapi untuk header dan more info tampaknya kurang efesien karena mengarah pada informasi yang sama. Apalagi hal seperti ini hampir pada semua bentuk informasi yang ada. Sebaiknya hal ini dikurangi dan dipilih salah satu sehingga akan lebih efesien.

Fasilitas menu yang belum tersedia lebih baik terlebih dahulu tidak dimasukkan ke dalam menu. Hal ini tentu dapat menimbulkan kekecewakan pengguna. Apalagi dikatakan “back soon”, kata ini menimbulkan pertanyaan kapan atau secepat apa informasi akan tersedia.

Penyajian informasi pada car rental sebenarnya sudah sangat bagus, terdapat semua informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dan pengklasifikasian jenis  rental mobil. Kekurangannya hanya terletak pada tidak tersedianya back to top dan submenu pada car rental menuju pada nama semua car rental dan bukan pada klasifikasi sehingga menjadi terlihat kurang efisien. Dan sayangnya penyajian informasi seperti ini hampir semua menu yang ada. Sebab, tidak semua pengguna akan membaca daftar sepanjang tersebut dengan teliti. Sebaiknya daftar tersebut diklasifikasikan berdasarkan karakteristik tertentu. Hal ini akan lebih baik dan efesien.

Sangat berbeda dengan menu  Arts & Crafts yang malah hanya memberi informasi gambar dan link saja, serta pengklasifikasian tanpa sedikit informasi lain. Sehingga pengguna harus membuka link tersebut baru memperoleh informasi.  Penyajiannya pun cukup panjang ke bawah atau perlu di scroll terlebih dahulu dan tidak adanya fasilitas back to top. Hal ini dapat membingungkan pengguna untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya penyajiannya seperti car rental dengan sedikit informasi dan diberikan fasilitas back to top. Selain itu, berbeda dengan menu lain, ketika mengklik menu ini, daftar menu yang pada menu lain ditampilkan pada menu ini daftar tersebut hilang. Hal ini akan tampak menjadi sedikit ganjil.

Pada menu Arts & Crafts ketika kita memilih salah satu ikon atau link, kita kembali ditunjukkan pada pilhan yang sama. Ketika kita memilih merapi gallery misalnya, akan ditampilkan halaman pada gambar di atas (kiri atas) dan ketika memilih Leather Sofa misalnya akan ditampilkan halaman pada gambar bawah atau gambar kedua.

Ikon iklan pada situs sebenarnya tidaklah sepenuhnya iklan, hal tersebut terlihat dari gambar iklan yang diklik menuju pada halaman yang berisi informasi diskon. Sebaiknya informasi seperti ini dimasukkan sebagai salah satu menu karena dapat menjadi salah satu informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Sebab, apabila hanya berupa iklan seperti itu tentu banyak pengguna yang berfikir bahwa iklan semacam tidak jauh berbeda dengan iklan pada umumnya yang kebanyakkan dari mereka tidak begitu menarik.

Warna yang dipakai menu pada header tidak menyatakan  mereka sebagai menu. Pemakaian warna hitam identik dengan teks sehingga untuk pengguna tertentu mungkin akan membingungkan. Sebaiknya warnanya dibedakan atau diberi tanda atau bentuk tertentu yang menunjukkan bahwa mereka adalah menu. Walaupun sebenarnya ketika kursor mengarah pada kata-kata tersebut menunjukkan tanda dapat dilakukan pengklikan.

Menu yang ditampilkan pada header sama dengan menu yang ditampilkan pada bagian kiri situs. Bahkan ada bagian yang tidak berada pada header. Tujuannya baik karena ingin mempermudah pengguna dalam menelusuri informasi yang disajikan. Akan tetapi, penggunaan semacam ini kurang efesien untuk beberapa orang. Apalagi menu pada header menuju halaman yang sama dengan kiri situs tersebut. Terutama untuk halaman beranda yang dituju pula oleh yogyes.com, Jogja, Yogyakarta, dan Visit Yogyakarta yang semuannya menuju halaman yang sama. Hal ini menjadi aneh pula ketika dibawah situs juga terdapat menu lain. Menu tersebut mungkin bukan menu yang ingin disampaikan oleh situs, tetapi bisa saja berguna bagi beberapa orang.

Peletakan search dibawah header menjadi hal yang tidak biasa dan sedikit ganjil mengingat umumnya letaknya tepat pada bagian header sebuah situs atau tempat tersendiri.

Penggunaan message box pada peringatan kesalahan menjadi hal yang tidak biasa karena umumnya hal ini digunakan pada windows. Peringatan yang diberikan pun satu persatu dan bukan semua kesalahan sehingga menjadi kurang efektif.

Penggunaan fill seperti ini sebenarnya menjadi hal yang menarik karena pengisiannya mengingatkan kita pada pengisian form atau memo yang ringkas dan jelas. Dan bentuk ini dapat kita lihat pada semua bentuk pengiriman. Akan tetapi, dalam pengisian fill ini alangkah sebaiknya menggunakan control input, contohnya pada tanggal karena bukan tidak mungkin pengguna dapat melakukan kesalahan dalam pengisiannya walaupun telah memiliki keterangan yang jelas.

Untuk hal interaksi, situs ini memiliki visualisasi yang menarik berupa tersedianya map yang dikembangkan sendiri oleh situs ini. Keberadaan map menjadi salah satu media yang dapat digunakan pengguna untuk menelusuri lebih jauh informasi yang disampaikan situs ini. Hal yang agaknya tidak efektif dari fasilitas ini terdapatnya iklan berupa 4 buah hotel dan 2 iklan lain yang isinya sama. Padahal kita tahu bahwa hal tersebut bukanlah yang ingin dicari oleh pengguna.

Untuk penggunaan map itu sendiri, sebenarnya sangat mudah dan jelas. Apalagi terdapat cara penggunaan pada bagian bawah map tersebut. Akan tetapi, untuk lebih jelasnya, sebagainya penunjuk how to use (pada kotak hitam yang dekat dengan kotak bertuliskan about) ditampilkan lagi pada penjelasannya, kemudian letak-letak ikon yang dijelaskan penggunaannya ditunjukkan dari gambar tersebut. Hal ini tentu akan sangat membantu pengguna mengingat tidak banyak pengguna yang melihat secara detail informasi yang disampaikan dan daftar panjang yang berisi daftar nama jalan sebaiknya diberi jarak dengan penjelasan cara penggunaan. Sebab, dikhawatirkan pengguna akan menjadi malas membaca apabila melihat daftar yang sangat panjang tersebut.

Masih belum layak rasanya jika penulis disuruh mengkritisi web usability suatu situs sedangkan di sisi lain penulis sendiri masih belum mampu membuat web yang usable. Orang pasti akan bertanya tentang kredibilitas atau kemampuan seseorang. Tapi, itulah uniknya manusia, cukup mudah rasanya untuk mengkritisi pekerjaan lain. Banyak hal yang dapat dilihat untuk kemudian diberi suatu tanggapan. Paling tidak, kritisi yang dibuat memiliki dasar yang logis untuk dapat dipertanggungjawabkan atau paling tidak dapat menjadi saran yang dapat digunakan untuk menjadi masukan bagi pemilik situs atau bisa menjadi bagian dari suara pengguna, mengingat penulis juga bagian dari pengguna, bukan.

Oke, mari kita mulai. Yogyes.com adalah situs yang menyediakan informasi tentang parawisata yang ada di kota Yogyakarta atau agen travel yang diwujudkan dalam sebuah situs. Hal ini dapat dilihat pada fasilitas about pada situs.

Bisa diasumsikan bahwa sasaran pengguna mereka adalah para calon wisatawan yang ingin mengunjungi kota Yogyakarta, khususnya turis asing. Ini terlihat dari bahasa yang digunakan tersedia dalam dua versi, Indonesia dan Inggris. Karena tujuan utama dari situs ini mempromosikan parawisata yang ada di Yogyakarta, tidak heran informasi yang disampaikan pun seputar tentang tempat-tempat wisata dan ivent-ivent acara wisata, serta berbagai fasilitas akomodasi dan souvenir yang dapat diperoleh selama calon wisatawan berada di kota Yogyakarta.

Sebagai  situs agen perjalanan, yogyes.com tentu mengharapkan apa yang disajikan dapat digunakan sebaik mungkin oleh pengguna untuk memperoleh  informasi yang dibutuhkan tentang kota Yogyakarta. Kita ingat kembali bahwa waktu yang dibutuhkan oleh sebuah situs untuk mempersentasikan diri mereka hanya sekitas 1,49 menit ini artinya informasi yang diberikan haruslah efektif dan efesien. Nah, hal pertama yang kita lihat pertama kali membuka situs ini dapat dilihat pada gamber di bawah ini.

Sebagai sebuah agen travel, situs ini telah jelas menunjukkan dirinya sebagai agen travel, hal ini dapat dilihat dari informasi yang dapat ditangkap ketika sekilas orang melihat situs ini, Budget Hotels, Hotels under $10, car Rental, Arts &Crafts, Map, Star Hotels, Villa & Vacation Rentals, Tour Operator, dan Calender of Events. Akan tetapi, hal ini hanya akan sangat membantu bagi mereka yang telah mengetahui Yogyakarta terlebih dahulu. Sehingga siapapun yang akan lebih jauh menelusurinya akan membuka karena sudah mengetahui apa yang akan mereka lakukan di kota Yogyakarta dan situs ini akan cukup membantu. Berbeda dengan mereka yang baru ingin mengenal kota Yogyakarta, apa yang ditampilkan  belum dapat memenuhi keinginan mereka. Hal baru yang didapat mungkin dapat dilihat terdapat pada kota kecil yang berisi “TOP 10 Things to See & Do” dan sejarah Yogyakarta yang penuh dengan teks. Bagi beberapa orang mungkin akan membaca, tetapi bagi sebagian lainnya akan mengabaikan teks tersebut sehingga informasi yang disampikan tidak tersampaikan.

Tampilan  yang dipasang pun belum sepenuhnya mengambarkan kota Yogyakarta, hanya beberapa ikon dan foto. Untuk itu, alangkah lebih baiknya jika situs ini memberi visualisasi yang menarik yang mampu mempersentasikan terlebih dahulu tentang apa yang dapat diperoleh di kota Yogyakarta baru kemudian menyampaikan fasilitas yang dapat digunakan selama di sana.

Selalu ada yang awal untuk sesuatu yang baru.

Itulah salah satu filsafat yang terkenal dalam hidup.

Tanpa awal, kita tak akan pernah tahu apa yang bakal kita dapat dikemudian hari.

Awal adalah jalan membuka sesuatu hal yang baru. Apapun itu. Dengan awal, kita akan memulai suatu pertualangan dalam menelusuri kehidupan. Menjejal hal baru yang tidak pernah kita tahu. Dengan awal, berkembanglah pengalaman. Dan dengan pengalaman akan berkembang kepercayaan dari orang lain tentang diri kita dalam berbagai hal.

Hidup seperti sekotak cokelat. Kita tidak pernah tahu apa yang akan kita dapat. Kadang manis, bahkan tak jarang pahit. Tapi itulah indahnya hidup. Tanpa manisnya kau tak akan pernah merasa senang, dan tanpa pahitnya kau tak akan pernah belajar tentang hidup.

So, lets Begin!!!